Total Pageviews

Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

Blog Archive

27 October 2009

galaksi kita


Galaksi Bimasakti

Terdapat banyak bintang, nebula, dan gugus bintang yang bisa diamati di langit setiap malamnya. Semua objek tersebut berada di dalam galaksi kita. Di beberapa bagian bintang nampak padat sehingga ketika langit cerah, bersih dari awan, dan kondisi sekitar yang gelap, kita bisa melihat pita berwarna putih yang memanjang dan melintasi beberapa rasi seperti Sagittarius (arah pusat Galaksi), Scorpius, Ophiucus, Aquila, Cassiopeia, Auriga, Crux, dan Centaurus.


Sementara di bagian yang lain tampak celah-celah gelap yang menunjukkan adanya materi antar bintang yang tebal. Itulah (bidang) galaksi yang kita tinggali. Bentuknya yang seperti itu kemudian menginspirasi orang untuk menamakannya dengan sebutan Milky Way. Kata galaksi dan milky way itu sendiri diadaptasi dari bahasa Yunani “galaxias” dan Latin “via lactea” dengan kata dasar lactea yang berarti susu. Sedangkan menurut orang Indonesia, galaksi kita diberi nama Bimasakti. Menurut salah satu sumber dari Observatorium Bosscha, sejarah penamaan ini berasal ketika Presiden RI pertama, Soekarno, ditunjukkan citra galaksi oleh salah seorang astronom Indonesia. Ternyata, Soekarno melihat salah satu bagian gelap di foto tersebut menyerupai tokoh Bima Sakti. Namun tidak diketahui bagian gelap mana yang dimaksud.

Galaksi Bimasakti di panjang gelombang visual

Galaksi Bimasakti di malam hari. Sumber: Axel Mellinger

Galaksi adalah tempat berkumpulnya bintang-bintang di alam semesta. Hampir tidak ditemukan adanya bintang yang berkelana sendiri di ruang antar galaksi. Dan Matahari termasuk di antara 200 milyar bintang di Galaksi Bimasakti (disingkat dengan Galaksi). Dengan asumsi bahwa rata-rata massa bintang di Galaksi adalah sebesar massa Matahari, maka massa Galaksi dapat mencapai 2 x 10^11 massa Matahari (massa Matahari adalah 2 x 10^30 kg).

Bentuk galaksi Bimasakti seperti dua buah piring cekung yang ditangkupkan, bagian tengahnya tebal dan semakin pipih ke arah tepi, dan terdapat lengan-lengan spiral di dalamnya. Oleh karena itu Galaksi kita digolongkan ke dalam galaksi spiral. Berdasarkan klasifikasi galaksi Hubble, galaksi Bimasakti termasuk dalam kelas SBbc. Artinya, Galaksi kita adalah galaksi spiral yang memiliki “bar” atau palang di bagian pusatnya, dengan kecerlangan bagian pusat yang relatif sama dengan bagian piringan, dan memiliki struktur lengan spiral yang agak renggang di bagian piringannya.

Gambaran Galaksi Bimasakti Terbaru

Gambaran Galaksi Bimasakti terbaru. Sumber: NASA/JPL-Caltech

Galaksi spiral tersusun atas 3 bagian utama, yaitu bagian bulge, halo, dan piringan. Ketiganya memiliki bentuk, ukuran, dan objek penyusun yang berbeda-beda. Bahkan, bagian bulge dan piringan menjadi penentu dalam klasifikasi galaksi yang dibuat oleh Hubble (diagram garpu tala).

Bagian bulge adalah daerah di galaksi yang kepadatan bintangnya paling tinggi. Bintang-bintang tua lebih banyak ditemukan daripada bintang muda, karena sangat sedikit materi pembentuk bintang yang terdapat di sini. Bulge ini berbentuk elipsoid seperti bola rugby. Bintang-bintang di dalamnya bergerak dengan kecepatan tinggi dan orbit yang acak, tidak sebidang dengan bidang galaksi. Dari perhitungan kecepatan orbit bintang-bintang di dalamnya, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat sebuah benda bermassa sangat besar yang berada di pusat Galaksi yang jauh lebih besar daripada perkiraan sebelumnya. Benda tersebut diyakini adalah sebuah lubang hitam supermasif, yang diperkirakan terdapat di bagian pusat semua galaksi spiral. Termasuk juga di galaksi Andromeda, galaksi spiral terdekat dari Galaksi kita.

Komponen kedua adalah halo. Berbentuk bola, ukuran komponen ini sangat besar hingga jauh membentang melingkupi bulge dan piringan, bahkan mungkin lebih jauh daripada batas terluar piringan galaksi yang bisa kita amati. Objek yang menjadi penyusun halo dibagi menjadi dua kelompok, yaitu stellar halo dan dark halo. Yang dimaksud dengan stellar halo adalah bintang-bintang yang berada di bagian halo. Namun hanya sedikit ditemukan bintang individu di bagian ini. Yang lebih dominan adalah kelompok bintang-bintang tua yang jumlah bintang anggotanya mencapai jutaan buah, yang disebut dengan gugus bola (globular cluster).

Di bagian piringan terdapat bintang-bintang muda serta gas dan debu antar bintang yang terletak di lengan spiral. Banyak ditemukannya bintang muda dan gas antar bintang sangat berkaitan erat, karena gas adalah materi utama pembentuk bintang. Di beberapa lokasi bahkan ditemukan bintang-bintang muda yang masih diselimuti gas, yang menandakan bahwa bintang-bintang tersebut baru terbentuk. Sedangkan banyaknya debu di piringan membuat pengamat di Bumi kesulitan untuk melakukan pengamatan visual di sekitar bidang Galaksi, terutama ke arah pusat Galaksi (lihat gambar di atas). Karenanya, pengamatan di sekitar bidang Galaksi akan memberikan hasil yang lebih baik jika dilakukan di daerah panjang gelombang radio dan infra merah yang tidak terpengaruh oleh debu antar bintang (lihat gambar di bawah).

Bimasakti dalam infra merah dekat

Galaksi Bimasakti dalam panjang gelombang infra merah dekat. Sumber: NASA-LAMBDA

Seberapa besar Galaksi kita? Di bagian pusat Galaksi, bulge hanya memiliki diameter 6 kpc dan tebal 4 kpc (kpc = kiloparsek, 1 parsek = 3,26 tahun cahaya = 206265 SA = 3,086 x 10^13 km). Jarak dari pusat hingga ke bagian tepi Galaksi (jari-jari) adalah 15 kpc dengan ketebalan rata-rata sebesar 300 pc. Sedangkan Matahari berada pada jarak 8 kpc dari pusat. Di posisi itu, Matahari sedang bergerak mengelilingi pusat Galaksi dengan bentuk orbit yang hampir melingkar. Laju orbitnya adalah sekitar 250 km/detik sehingga matahari memerlukan waktu 220 juta tahun untuk berkeliling satu kali. Jika umur matahari adalah 4,6 milyar tahun, berarti tata surya kita sudah mengorbit pusat Galaksi sebanyak 20 kali.

Galaksi kita sebenarnya berada pada sebuah kelompok galaksi yang disebut dengan Grup Lokal, yang ukurannya mencapai 1 MPc dan beranggotakan lebih dari 30 galaksi. Galaksi spiral yang ada di kelompok ini hanya tiga, yaitu Bimasakti, Andromeda, dan Triangulum. Sisanya adalah galaksi yang lebih kecil dengan bentuk elips atau tak beraturan. Grup Lokal ini termasuk kelompok galaksi yang dinamis. Maksudnya adalah bahwa galaksi-galaksi di kelompok ini mengalami interaksi gravitasi, termasuk Galaksi kita dengan galaksi Andromeda. Interaksi tersebut diperkirakan akan mengakibatkan terjadinya tabrakan antara Galaksi kita dengan Andromeda dan kemudian membentuk galaksi elips. Namun jangan terlalu khawatir karena peristiwa tersebut tidak akan terjadi hingga 2 milyar tahun lagi.





Galaksi Kita Bertabrakan, Akankah Kiamat?


Galaksi Kita Bertabrakan, Akankah Kiamat?


Ya…. itulah menurut para ahli astronomi. Galaksi kita (bima sakti) akan bertabrakan dengan galaksi terdekat kita, Andromeda, yang berada 2.000.000 tahun cahaya dari galaksi kita. Namun tentu kejadiannya masih lama yaitu sekitar 3 milyar tahun dari sekarang jadi kita tidak perlu khawatir.

Ya, walaupun menurut para ahli alam semesta ini terus mengembang (berekspansi), galaksi-galaksi semestinya saling menjauhi satu sama lain namun dalam beberapa kasus gaya gravitasi antargalaksi jauh lebih kuat daripada ekspansi tersebut yang menyebabkan galaksi-galaksi akan bertabrakan, contohnya seperti galaksi kita dan galaksi andromeda ini 3 milyar tahun mendatang.

Nah, apa yang terjadi jika nanti kedua galaksi tersebut bertabrakan? Kiamatkah? Menurut para ahli walaupun galaksi bertabrakan tetapi kemungkinan besar tidak akan terjadi ‘kiamat’ karena bintang-bintang dan planet-planet di dalamnya tidak ikut bertabrakan. Jadi selamatlah matahari kita. Kenapa? Karena sebenarnya di antara bintang-bintang di dalam galaksi-galaksi tersebut terdapat ruang hampa yang maha luas sehingga kemungkinan bintang-bintang (dan planet-planetnya) untuk bertubrukan sangatlah kecil walaupun di sebuah galaksi terdapat milyaran bintang. Analoginya seperti ini, di sebuah padang rumput yang luas, ada sekelompok yang terdiri dari 5 orang yang ingin menerbangkan pesawat dari kertas lalu kira-kira 100 meter dari mereka ada sekelompok lain yang juga terdiri dari 5 orang yang juga ingin menerbangkan pesawat dari kertas. Nah, jikalau kesepuluh orang dari kedua kelompok ini sama-sama menerbangkan pesawat kertasnya dalam waktu bersamaan kecil kemungkinan bagi pesawat-pesawat kertas dari kedua kelompok ini akan bertabrakan, karena mereka dipisahkan oleh jarak yang luas. Begitu pula dengan bintang-bintang yang ada di dalam galaksi tersebut kemungkinan bertabrakan sangat kecil karena di antara bintang-bintang tersebut sebenarnya terhampar ruang hampa yang sangat luas. Bahkan ketika kedua galaksi bertabrakan, kemungkinan tabrakan bintang-bintang di dalam galaksi-galaksi tersebut jauh lebih kecil dibandingkan kemungkinan bertabrakannya pesawat-pesawat kertas dari kedua kelompok orang di padang rumput yang luas pada contoh di atas.

Lantas apa yang terjadi jika kedua galaksi yang bertabrakan? Yang terjadi adalah kedua galaksi melebur menjadi satu dan membentuk sebuah galaksi baru…….

Catatan:

Jikalau 1 detik cahaya = 300.000 kilometer, maka 2.000.000 tahun cahaya kira-kira sama dengan 19.000.000.000.000.000.000 kilometer. Tidak sulit untuk menghitungnya.


22 October 2009

ISU GEMPA TIDAK PERNAH TERBUKTI


BMKG: Isu Gempa Jakarta Tak Pernah Terbukti


INILAH.COM, Jakarta - BMKG kembali menegaskan bahwa isu Jakarta akan dilanda gempa 8,5 SR pada Sabtu, 24 Oktober 2009 tidak pernah terbukti. Masyarakat pun diminta untuk tidak panik.

Kepala BMKG Sri Woro Harijono mengatakan isu itu tidak benar dan BMKG tidak pernah membuat informasi seperti itu. "Berita itu hanya isu dan membohongi masyarakat, karena isu tidak mempunyai dasar ilmiah yang jelas," katanya di Jakarta, Rabu (21/10).

Menurut Sri Woro, hingga saat ini gempa bumi tektonik belum bisa diramalkan secara ilmiah dengan baik.

"Bila gempa memang dapat diprediksi, maka gempa Tasikmalaya dan gempa Sumatra Barat semestinya sudah terprediksi sebelum terjadi. Tapi nyatanya tidak", jelasnya.

Selama beberapa hari terakhir ini masyarakat Jakarta diresahkan dengan adanya isu bahwa Jakarta akan dilanda gempa berkekuatan 8 hingga 8,5 SR pada Sabtu, 24 Oktober. Masyarakat Jakarta pada hari itu pun diminta menghindari gedung-gedung bertingkat.

Isu tersebut beredar melalui layanan pesan singkat maupun melalui media sosial di internet seperti email, facebook, atau twitter. Sri Woro meminta masyarakat untuk tidak menghiraukan isu-isu gempa semacam itu.

"Dari sekian kali isu akan terjadi gempa , tidak satu pun yang terbukti. Oleh karenanya isu-isu selanjutnya tidak perlu dihiraukan," pungkasnya. [*/mut]

dikutip dariinilah.com



ISU SMS GEMPA


SMS MERESAHKAN
BMKG Minta Masyarakat
Tidak Percayai Isu Gempa


kamis, 22 Oktober 2009
JAKARTA (Suara Karya) : Isu gempa melalui pesan singkat SMS (short massege service), cukup meresahkan masyarakat. Isi pesan itu menyebutkan, masyarakat Jakarta harus waspada karena gempa berkekuatan 8 sampai 8,5 skala richter mengguncang Jakarta, Sabtu (24/10). Namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat tidak mempercayai isu tersebut.
Isu itu sendiri berbunyi:

Informasi dari BMKG memperkirakan akan terjadi gempa pada 24 Oktober 2009. Akan ada lempengan yang bergeser ke arah Jakarta dan kemungkinan menyebabkan gempa dengan kekuatan 8 hingga 8,5 SR. Masyarakat diimbau untuk tidak berada di gedung-gedung bertingkat. Bagi yang tidak percaya bisa searching di Google, jalur cincin gempa paling banyak di Pulau Jawa. Beritahukan informasi ini kepada saudara atau teman terdekat Anda. Untuk pengguna BlackBerry, aktifkan software pendeteksi gempa untuk mengetahui gempa lebih dini.
Selain SMS, isu gempa juga beredar di internet, e-mail, dan situs jaringan sosial Facebook. Masyarakat makin cemas mengingat dalam informasi yang beredar mencatut nama BMKG, instansi yang berwenang mengeluarkan pengumuman mengenai peristiwa alam seperti gempa.
Menanggapi hal ini, BMKG pun segera mengeluarkan pernyataan bantahan. BMKG minta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi tentang gempa pada 24 Oktober 2009. Lebih lanjut, BMKG juga meminta masyarakat agar tidak membuat informasi makin luas, yakni dengan tidak menyebarkan atau mem-forward SMS tersebut ke lain.
"Ini hanya isu. Tidak ada lempengan gempa yang menyinggung Kota Jakarta. Mereka (penyebar isu) pasti tidak tahu apa-apa tentang tektonik," demikian pernyataan bantahan BMKG. BMKG sudah beberapa kali menepis isu seperti itu dan menyebutkan, tidak ada peralatan yang mampu memprakirakan bakal terjadinya gempa serta kekuatannya.
"Hal itu tidak benar," kata Kepala Sub-Bidang (Kasub Bid) Informasi Meteorologi dan Publik BMKG Pusat, Kukuh Ribudiyanto, ketika dihubungi Suara Karya, di Jakarta, beberapa hari lalu.
Menurutnya, sejauh ini belum ada alat yang bisa memprediksi kekuatan gempa. "Besaran kekuatan gempa tidak bisa diprediksi," ujarnya. Dikatakan lebih lanjut, negara maju seperti Jepang pun yang kerap dilanda gempa belum bisa mengira kekuatan gempa yang belum terjadi.
Begitu terjadi gempa, ujarnya, baru bisa diprediksi akankah gempa itu menimbulkan gelombang tsunami atau tidak. Kalau toh orang memperkirakan kekuatan gempa, kata dia menambahkan, itu pun karena perkiraan berdasarkan siklus terjadinya gempa. "Jadi, orang mengira-ngira, cenderung bakal terjadi gempa besar karena putaran tahun kejadiannya. Itu pun belum tentu benar," ujarnya.
Di tempat terpisah, pakar gempa dari Universitas Indonesia, Abdul Haris, menyatakan, kabar tersebut tidak benar adanya. "Kabar-kabar tersebut tidak berdasar dan hanya ingin membuat panik masyarakat. Tak perlu ditanggapi dengan serius. Sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa mendeteksi waktu gempa, lengkap dengan tanggal dan besarnya kekuatan gempa yang diperkirakan terjadi," kata Haris. Menurutnya, kemungkinan gempa bisa terjadi setiap saat. Pasalnya, setiap waktu bumi mengalami pergeseran. Itu sebabnya, setiap hari para peneliti dan ahli gempa mengadakan pemantauan. "Kami melakukan pemantauan setiap hari, setiap saat terjadi pergeseran, namun kekuatannya kecil di bawah 5 SR sehingga tidak terasa oleh kita," katanya menjelaskan.
Terkait hal itu, pihak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga menyatakan, Kota Jakarta tidak mempunyai potensi pusat (episentrum) gempa.
"Jakarta dalam sejarah kegempaan Jawa tidak mempunyai episentrum gempa. Tetapi, Jakarta terpengaruh oleh gempa yang terjadi di Jawa, seperti gempa Pengandaran," kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Dr Ir Hery Harjono, dalam jumpa pers di Kantor LIPI, Jakarta, belum lama ini.
Hery mengatakan, Jakarta tidak mempunyai potensi pusat gempa karena posisi Kota Jakarta tidak berada pada suatu patahan lempeng bumi.
Meski tidak berpotensi pada pusat gempa, Jakarta akan terpengaruh oleh gempa di Jawa, sehingga konstruksi infrastruktur dan bangunan juga harus mengikuti aturan tahan gempa. "Tetapi, karena Jakarta banyak terdapat gedung-gedung tinggi, harus dipersiapkan kesiapsiagaan dan antisipasi bencana gempa," katanya. (Sadono)



19 October 2009

10 misteri dunia


Dulu saya pernah membaca suatu buku yang kalau tidak salah bersampul merah dan berisi tentang keanehan dan misteri yang ada di dunia ini. Mulai dari segitiga bermuda, monster Loch Ness dan lain-lain. Nah kemarin sewaktu saya muter-muter alias blogwalking ada suatu artikel dari tymask.ono yang mengingatkan saya kembali dengan buku itu. Sayangnya buku itu milik teman saya dan katanya hilang entah kemana. Ingin tau apa isi artikel itu. Simak kutipannya dibawah ini.


1. PENCIPTAAN MANUSIA :
Dari manakah manusia berasal? Jika menilik dari Injil dan Kitab Suci, memang sangat jelas dikatakan bahwa Tuhanlah pencipta manusia (Kitab Kejadian Pasal 1). Tapi bagaimana proses penciptaan itu sebenarnya?
Charles Darwin pernah menawarkan teori bahwa manusia adalah hasil evolusi dari kera. Jika demikian halnya, maka “seharusnya” manusia akan terus berevolusi menjadi mahluk yang lebih baik. Namun faktanya, sudah lebih dari 2000 tahun, tidak ada perubahan pada manusia. Apakah itu berarti evolusi berhenti?
Teori lain mengatakan bahwa manusia berasal dari Mahluk ruang Angkasa. Jika demikian, maka pertanyaan menjadi : dari mana mahluk itu berasal?



2. JALAN BIMINI :

Para diver (penyelam) yang tentu pernah melihat sebentuk jalan setapak di bawah laut utara Pulau Bimini di Kepulauan Bahama. Banyak orang berpendapat jalan setapak itu dibuat oleh alam. Namun penataan batu jalan itu menimbulkan pertanyaan lanjutan karena terlalu “rapi”. Beberapa ahli menduga jalan itu adalah bagian dari Kota Atlantis (seperti yang ditulis oleh Plato beberapa abad silam). Tapi hingga hari ini belum ada bukti tambahan mengenai keberadaan “kota yang hilang” itu. Dan Jalan Bimini masih menjadi pertanyaan : apakah jalan itu dibuat alam atau manusia? Siapa pembuatnya?



3. BOLA CAHAYA MARFA :

Disebut juga “Bola Cahaya Hantu”. Pertama kali terlihat tahun 1880 di sebelah barat kota Marfa, Texas. Cahaya itu dideskripsikan sebesar bola basket, melayang dengan ketinggian pundak manusia. Biasanya berwarna putih, kuning, orange, merah, dan kadang-kadang biru atau hijau. Bola-bola itu biasa terbang mengelilingi daerah tertentu, kemudian menghilang dengan sendirinya. Hingga hari ini, cahaya itu masih sering tampak. Tidak ada penjelasan, apa sebenarnya cahaya-cahaya itu.



4. MISTERI HILANGNYA JIMMY HOFFA :

Dikenal sebagai Pimpinan Buruh Amerika yang paling berpengaruh di tahun 1950 - 1960, Jimmy Hoffa adalah figur yang telah mengubah wajah dunia perburuhan Amerika. Tanggal 30 Juli 1975, Hoffa menghilang di tempat parkir Detroit dan tidak pernah ditemukan lagi. Salah satu teori yang diyakini adalah Hoffa dibunuh oleh Anthony Jack Giacalone, seorang pimpinan geng New Jersey. Mayat Hoffa disebutkan dikubur di bawah fondasi stadion The Giants, Detroit. Ketika dilakukan penggalian di fondasi stadion tersebut, mayat Hoffa tidak ditemukan.





5. MOTHMAN :


Mothman adalah salah satu urban legend yang cukup terkenal di daerah Virginia. Mothman digambarkan adalah mahluk bersayap dan setinggi manusia, bermata merah, kadang muncul tanpa kepala dan mata merahnya ada di dada. Pertama kali ditemukan di daerah perkuburan di Virginia tahun 1926. Hingga hari ini, polisi masih menerima laporan mengenai kemunculan Mothman. Siapa dia? Tidak seorang pun yang tahu. Secara umum, tidak pernah ada laporan ada orang yang diserang Mothman.



6. JACK THE RIPPER :
Terkenal sebagai pembunuh misterius di tahun 1888, identitas Jack The Ripper hingga hari ini tidak pernah terungkap. Korbannya adalah wanita tuna susila yang dibunuh dengan cara mutilasi yang cukup handal dan sempurna, membuat para polisi berpikir Jack adalah seorang dokter bedah. Walau sudah banyak buku, film, dan teori yang dipublikasikan, identitas Jack The Ripper tetap misterius dan belum ada satu pun bukti yang bisa menjelaskan jati diri sebenarnya.



7. THE BABUSHKA LADY :

Jika Anda pernah menyaksikan rekaman pembunuhan Presiden John F. Kennedy di Dallas tahun 1963, perhatikan di sudut kanan rekaman itu. Ada seorang wanita berkerudung babushka (selendang buatan Rusia) yang tampak merekam kejadian. Wanita itu diyakini sebagai orang yang punya peranan penting dalam mengungkap kasus pembunuhan John F. Kennedy karena dia berada pada posisi yang sangat dekat dengan korban saat kejadian itu terjadi. Dalam rekaman itu, terlihat wanita tersebut memegang kamera, dan merekam kejadian.
Anehnya, wanita itu tidak pernah ditemukan. Pihak FBI telah meminta wanita itu untuk menyerahkan rekaman itu demi membantu FBI menemukan pembunuh Presiden Amerika. Namun wanita itu tidak pernah muncul. Siapakah dia? Bagaimana dia bisa berdiri begitu dekat dengan mobil Presiden? Tidak ada orang yang tahu hingga hari ini.



8. ZODIAC KILLER :


Salah satu pembunuh paling cerdas yang tidak pernah tertangkap hingga hari ini adalah Zodiac Killer. Tahun 1960, Zodiac Killer melakukan usaha pembunuhan terhadap 7 orang di California Utara. Lima korbannya meninggal, dan dua terluka parah. Awalnya, polisi kesulitan mencari jati diri pembunuh. Sebulan setelah pembunuhan pertama, sang pembunuh mengirimkan surat kepada polisi dan mengklaim dirinya bernama Zodiac Killer, serta menantang polisi untuk menangkapnya.
Setelah aksi pembunuhan ke-7, Zodiac Killer tiba-tiba lenyap. Apakah dia telah terbunuh? Dan siapa dia sebenarnya? Tidak ada orang yang bisa menjelaskan.



9. OGOPOGO :

Jika mahluk Danau Loch Ness bernama Nessy sudah terbukti adalah palsu, maka lain halnya dengan Ogopogo. Mahluk yang mirip dengan Nessy (berleher panjang, bertubuh besar, dan berkepala seperti kadal) ini adalah mahluk misterius yang muncul di Sungai Okanagan, Canada. Banyak saksi yang berhasil merekam foto mahluk ini. Namun tidak seorang pun yang berhasil menangkapnya. Mahluk yang juga dikenal dengan nama Naitaka ini kini menjadi maskot Taman Kelowna, Canada. Apakah Ogopogo benar-benar ada? Benarkah dia adalah reptil purbakala yang masih hidup? Tidak ada bukti kongkret yang bisa menjelaskan keberadaannya
hingga hari ini.



10. SHAG HARBOUR INCIDENT :


Adalah sebuah insiden ledakan misterius yang terjadi di Pelabuhan Shag, Nova Scotia, tanggal 4 Oktober 1967. Sebuah benda menghantam Pelabuhan Shag pukul 11.20 malam, menimbulkan ledakan hebat. Tidak ada korban jiwa. Para saksi melihat benda itu seperti “piring terbang”. Tidak lama kemudian, tempat itu segera ditutup. Pihak militer Canada segera berdatangan. Dalam waktu sekejap, tempat itu dibersihkan dan puing2 segera diangkut. Insiden itu terkesan sangat ditutup-tutupi. Apa sebenarnya yang terjadi? Benarkah piring terbang yang jatuh? Pemerintah Canada tidak pernah mengeluarkan statement apapun mengenai hal ini. Dan hingga hari ini, misteri ini tidak pernah diungkapkan.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Bagi teman-teman yang ingin memasang link webnya di blog ini silahkan isi form berikut

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms